Rycko Jos Siap Jadikan Way Gubak Sentra Kerajinan Tas Sangke

setialampung.com – Calon wakil walikkota Bandarlampung Johan Sulaiman berkampanye di daerah Way Gubak, Kecamatan Sukabumi, rabu, (4/11/2020). Dalam kampanye door to door tersebut Johan menemui sejumlah pengrajin tas sangke yang ada di daerah tersebut.

Keberadaan beberapa rumah warga yang menjadi pengrajin tas sangke ini cukup menarik perhatian Johan Sulaiman.

Menurut Johan, tas sangke ini bisa menjadi salah satu solusi pengurangan penggunaan plastik. Ibu-ibu bisa berbelanja ke pasar dengan menggunakan tas sangke ini.

“Tas sangke ini cukup bagus saya lihat, anyamannya kuat dan kokoh, cocok kalau dipergunakan untuk berbelanja ke pasar, sehingga mengurangi penggunaan plastik,” kata Johan.

Melihat potensi yang bagus ini, Johan berjanji akan mengembangkan usaha kerajinan ini menjadi lebih besar. Terlebih lagi Rycko Jos memiliki komitmen untuk mengembangkan usaha mikri kecil dan menengah (umkm) yang ada di Bandarlampung.

“Ini cocok kalau daerah ini kita jadikan sentra kerajinan tas sangke. Sehingga nanti setiap kecamatan di Bandarlampung punya sentra usahanya sendiri. Keberadaan sentra-sentra usaha di setiap kecamatan sudah pasti akan menghidupkan ekonomi kerakyatan yang ada disitu,” ujar Johan.

Mamat, salah satu pengrajin tas sangke di daerah tersebut mengatakan, tas sangke ini dipasaran dijual seharga 25 ribu sampai 30 ribu. Untuk saat ini dirinya belum mempunyai modal untuk membuka usaha tas sangke sendiri. Ia masih mengerjakan tas sangke milik orang lain. Dirinya diberi modal berupa bahan baku tas, kemudian dia mengerjakannya. Setelah selesai baru diambil oleh sang pemilik modal. Dia hanya diberi upah pengerjaan tas saja.

Johan pun berjanji, jika Rycko Jos terpilih menjadi walikota dan wakil walikota Bandarlampung, akan ada bantuan UMKM sebesar 5 juta rupiah. Baik untuk orang yang baru mau memulai usaha, maupun yang ingin mengembangkan usahanya menjadi lebih besar lagi.

“Insyaa Allah ada program bantuan bagi UMKM sebesar 5 juta rupiah. Doakan Rycko Jos, maka program ini akan bisa kita jalankan,” tutup Johan. (rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *