KPK Periksa 30 Saksi Terkait Dugaan Tindak Pidana Suap Terkait Proyek Infrastruktur di Lampung Selatan

setialampung.com – Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bidang penindakan, Ali Fikri mengatakan, dimulai pada 13 Juli 2020 sampai 16 Juli 2020, tim penyidik KPK melakukan penggeledahan di 3 lokasi berbeda yaitu kantor bupati Lampung Selatan (Lamsel), kantor dinas pekerjaan umum Lampung Selatan dan 1 rumah yang berada di Bandarlampung terkait dengan penyidikan dalam pengembangan perkara suap terkait proyek-proyek infrastruktur di Lamsel.

“Dengan hasil mengamankan sejumlah dokumen yang berkaitan dengan proyek – proyek infra struktur tersebut. Selanjutnya akan dilakukan verifikasi dan penyitaan setelah mendapatkan ijin dari dewan pengawas (Dewas) KPK,” kata Ali Fikri, dalam siaran persnya yang diterima setialampung.com, minggu (19/7).

Selain itu, Ali Fikri menjelaskan, bertempat di Mako Brimob Polda Lampung, tim penyidik KPK telah mengumpulkan alat bukti lain. Diantaranya melakukan pemeriksaan kepada 30 saksi diantaranya Plt. Bupati Lamsel dan dari pihak PNS dinas PU Pemkab Lamsel (PPTK, PPK) serta pihak-pihak yang diduga mengetahui adanya dugaan tindak pidana suap terkait proyek-proyek infrastruktur di (Lamsel) tersebut.

Selanjutnya, kata Ali, tim penyidik, akan kembali menjadwalkan pemeriksaan saksi-saksi lain guna lebih mendalami perbuatan dari pihak-pihak yang diduga melakukan tindak pidana tersebut.

“Untuk pihak-pihak yag ditetapkan sebagai tersangka belum bisa kami sampaikan saat ini.
Perkembangannya nanti akan kami infokan lebih lanjut,” ujarnya. (ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *