Junaidi Auly Lantik Pengurus PKS Lampung

setialampung.com – Ketua Bidang Pembinaan Wilayah (BPW) Sumatera Bagian Selatan (sumbagsel) DPP PKS, Ahmad Junaidi Auly melantik 183 orang pengurus PKS Lampung di Aula DPW PKS Lampung, minggu, (21/2/2021).

Mereka terdiri dari Majelis Pertimbangan Wilayah sekaligus Dewan Perwakilan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Lampung.

Dimulai dengan pembacaan tilawah Al quran, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan SK dari DPP PKS, Junaidi Auly berpesan kepada seluruh pengurus PKS Lampung untuk terus memperkuat ruhiyah dengan cara menjaga amalan-amalan yang dapat mendekatkan diri pada Allah.

Menurut Junaidi, salah satu kunci untuk meraih kemenangan adalah memperkuat ruhiyah. Ruhiyah yang kuat inilah yang akan menopang kerja – kerja dakwah yang senantiasa menguras kekuatan fisik. Dengan ruhiyah yang kuat, iman menjadi kuat, dan motivasi untuk terus bekerja juga tetap terjaga.

“Ikhtiar dalam pengelolaan dan terus mendekatkan diri meminta pertolongan Allah. Selain itu perkuat ruhiyah mental sebagai pemenang karena tanda-tanda kemenangan itu sudah di berikan oleh Allah,” ucap Junaidi Auly.

Usai pelantikan pengurus DPW PKS Lampung oleh ketua BPW Sumbagsel, Presiden PKS Akhmad Syaikhu juga memberikan arahan kepada seluruh pengurus PKS Lampung.

Ahmad Syaikhu berpesan agar kader PKS senantiasa meluruskan niat di awal dan di akhir dalam perjuangan ini. Luruskan niat hanya karena Allah saja. Kemudian jaga soliditas tim agar kerja kerja yang dilakukan bisa maksimal.

“Terus berbenah, memperbaiki kekurangan yang selama ini ada. Kita harus optimis bahwa perolehan suara kita akan meningkat pada 2024. Apalagi berdasarkan survei, trend suara PKS terus meningkat. Mari kita jaga, perbanyak silaturahmi dan bersama sama kita melayani rakyat,” kata Syaikhu.

Partai yang kini berganti warna menjadi orange ini mengusung tema bersama melayani masyarakat Lampung ini menggelar pelantikan dengan cara terbatas. Adapun peserta lainnya bisa mengikutu melalui chanel youtube PKS Lampung maupun zoom bagi peserta pelantikan yang offline. (*)