JAGA Hadir Dalam Forum OECD

setialampung.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan hadir dalam ‘2021 OECD GLOBAL ANTI-CORRUPTION & INTEGRITY FORUM’ malam ini pukul 19.30 – 21.00 WIB secara daring.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bidang Pencegahan, Ipi Maryati Kuding mengatakan, dalam salah satu sesinya, yaitu sesi Integrity in Practice: Launch of The OECD Public Integrity Toolkit, KPK akan memaparkan sebuah lesson learned dari JAGA Bansos, salah satu fitur dalam platform Jaringan Pencegahan Korupsi (JAGA) yang diinisiasi KPK.

Dijelaskannya, JAGA Bansos diluncurkan KPK sebagai respon KPK atas kebijakan dan program pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 khususnya terkait program bantuan sosial. Hasil mitigasi KPK atas titik-titik rawan korupsi dalam penanganan pandemi Covid-19 salah satunya memetakan kerawanan dalam penyelenggaraan bansos. Selain menerima pengaduan terkait penyaluran bansos, JAGA Bansos juga memberikan literasi kepada masyarakat tentang program tersebut.

“Hingga 22 Maret 2021, KPK menerima total 2.229 laporan dari 1.906 pelapor yang disampaikan melalui aplikasi JAGA Bansos. Laporan tersebut ditujukan kepada 299 pemerintah daerah baik provinsi, kabupaten/kota,” ungkapnya melalui keterangan tertulis kepada setialampung.com, selasa (23/3/2021).

Dia juga mengungkapkan, keluhan yang paling banyak disampaikan adalah tidak menerima bantuan. Sebanyak 680 laporan telah selesai ditindaklanjuti. Selebihnya sedang dalam proses tindaklanjut dan verifikasi.

“Tidak hanya terkait bansos untuk masyarakat umum, JAGA Bansos juga menerima pengaduan terkait Banpres Produktif untuk Usaha Mikro (Bansos UMKM),” ujarnya.

2021 OECD GLOBAL ANTI-CORRUPTION & INTEGRITY FORUM akan membahas OECD Public Integrity Toolkit yang bertujuan untuk mengelola risiko korupsi organisasi dan mempromosikan integritas publik. Aplikasi JAGA akan menjadi salah satu fitur dalam toolkit tersebut yang dipaparkan. (ben)