Ini Metode KPU Saat Verifikasi Faktual di Zona Merah Covid 19

setialampung.com – KPU Bandarlampung menggunakan metode tatap muka, video call atau virtual meeting saat melakukan verifikasi faktual terkait dukungan calon independen (caden) di wilayah zona merah covid 19.

Hal ini disampaikan anggota KPU Bandarlampung, Ferry Triatmojo kepada setialampung.com, minggu (5/7).

“Keduanya tetap digunakan. Metode tatap muka langsung dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Dan verifikasi dengan metode video call ataupun virtual meeting lainnya dilaksanakan bagi pendukung yang sakit, tidak bersedia ditemui atau sedang di luar daerah,” kata Ferry.

Ferry mengungkapkan, berbagai kendala dihadapi petugas saat melakukan verifikasi faktual di lapangan. Diantaranya ada pendukung yang mengira bahwa tim verifikator adalah tim pemerintah daerah yang akan bagi – bagi bantuan covid. Lalu, kata dia, ada pendukung yang merasa kuatir dicabut bantuannya jika mendukung caden saat mengetahui ada aparat lingkungan yang turut memverifikasi.

“Ada juga pendukung yang tidak merasa memberi dukungan dan kaget saat mengetahui copy KTP nya sudah ada di penyelenggara. Beberapa pendukung bersedia memberi pernyataan tidak mendukung calon perseorangan,” ujarnya.

Dilanjutkan, kendala lainnya yang dihadapi yaitu petugas kesulitan berkomunikasi dengan tim penghubung pasangan calon karena ada tim yang belum mengetahui bahwa ia menjadi tim narahubung. Pendukung ada yang tidak percaya bahwa mereka adalah petugas dan meminta petugas menunjukan identitas dan surat tugasnya.

“Jumlah pendukung kedua calon independen yang sudah diverifikasi faktual kisaran 60 – 80%. Berbeda – beda antar kecamatan,” ujarnya. (ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *