Apa Kata Petinggi Partai Politik Sekaligus Legislator Terkait Permintaan Rapid Test Bagi Legislator, Pejabat Publik dan Petinggi Partai Politik di Lampung

setialampung.com – Virus corona (covid 19) dapat menjangkit siapa saja dan dari kalangan atau latar belakang apa saja. Teranyar, salah seorang ketua partai politik di Lampung telah terkonfirmasi positif covid 19 dan termasuk orang tanpa gejala (OTG).

Terkait hal tersebut, sejumlah politisi mendorong agar dilaksanakan rapid test bagi legislator, pejabat publik dan petinggi partai di Lampung.

Sejumlah petinggi partai politik sekaligus legislator saat diminta tanggapannya apakah sepakat atau menyetujui dilaksanakan rapid test bagi legislator, pejabat publik dan petinggi partai di Lampung, menurut Ketua DPW Nasdem Lampung, Taufik Basari, rapid test diprioritaskan bagi orang – orang yang berpotensi tinggi yang masih bertugas di lapangan.

“Dan orang – orang yang pernah berhubungan dengan orang (ODP) maupun (PDP). Ya pointnya adalah yang bertugas di lapangan dan yang pernah berhubungan dengan ODP dan PDP. Mau pengurus parpol atau bukan sama saja. Yang penting yang aktivitasnya rentan,” kata pria yang juga legislator DPR RI ini kepada setialampung.com, rabu (13/5).

Sementara menurut Sekretaris DPD I Golkar Lampung, Ismet Roni, siapa saja bisa tertular corona.

“Corona siapa aja bisa tertular kalau memang kita tidak mematuhi protokol kesehatan. Ya kalau mau rapid tes ya silahkan, nggak perlu harus mengatasnamakan partai,” kata pria yang juga anggota DPRD Lampung ini kepada setialampung.com, rabu (13/5).

Ketua DPD PKS Bandarlampung yang juga Wakil Ketua DPRD Bandarlampung, Aep Saripudin tidak sepakat dilakukan rapid test bagi legislator, pejabat publik dan petinggi partai di Lampung.

“Saya tidak setuju, lebih prioritas ke masyarakat. Bagusnya gugus tugas melakukan secara acak rapid test di pintu perbatasan setiap orang masuk. Juga pusat keramaian seperti mall, pasar, pabrik – pabrik yang masih beroperasi. Dan yang tak kalah penting, petugas medis termasuk yang di puskesmas – puskesmas,” ujarnya kepada setialampung.com, rabu (13/5). (ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *